Home » , » Kembalikan Citra Guru

Kembalikan Citra Guru


definisi guru, guru sekolah, pengertian guru, makalah tentang guru, artikel guru, pengertian guru menurut para ahli, ruang guru, tugas guru adalah #keyword
Guru dalam Bahasa Jawa dibedah menjadi digugu lan ditiru. Betapa pentingnya seorang Guru sampai-sampai semua perkataan dan perbuatan harus dicontoh. Definisi Guru yang luar biasa inilah yang tidak boleh dicemari. Dihari Guru Nasional tahun ini profesi Guru sungguh sangat tercoreng. Bayangkan saja banyak kasus, baik kekerasan sampai pelecehan s3ksual dilakukan oleh profesi yang bergelar Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ini. Ibarat peribahasa, nila setitik rusak susu sebelanga.


Seperti contoh kasus kekerasan yang dialami oleh Tri Aji Bayu Setyo. Lelaki beru berumur  15 Tahun ini harus dirawat di Rumah Sakit Panti Waluyo, Solo akibat dilempar ke tempat sampah plsatik oleh Gurunya sendiri. Siswa SMP N 3 Nguter, Sukoharjo ini mendapat kekerasan lantaran mengobrol dengan teman-teman sekelasnya saat upacara akan dmulai.

Peristiwa yang lebih memilukan lagi terjadi di Kabupaten Serang, Banten. Adalah Nurul Muhtadin Kibin (14) diduga dianiaya Guruya sampai mengalami luka lebam disejumlah bagian tubuhnya lantaran ingin meminjam spidol. Peristiwa tersebut terjadi pada saat pelajaran agama. Korban hendak meminjam spidol kepada kawannya dan bangun dari tempat duduknya saat pelajaran berlangsung. Tiba-tiba sang guru agama langsung menampar pipi sebelah kiri korban dan semakin membabi buta.
            
Kasus pelecehan s3ksual pun juga ada. Seorang Guru SMA Yadika Tanjung Duren Jakarta yang berisial KA dinonaktifkan karena dilaporkan telah melakukan pelecehan s3ksual terhadap 9 siswinya. Parahnya, KA melakukan aksi pelecehan s3ksual tersebut didepan para siswa lainnya. Kasus lainnya yang juga menggemparkan publik terjadi di Jakarta Internasional School (JIS). Kasus memilukan ini memakan korban anak TK yang disodomi. Pelaku tersebut bersinisla A dan A. foto keduanya sempat gempar saat Komisi Nasional Perlindungan Anak merilisnya beberapa bulan lalu.

Baca Juga:
Citra Guru yang miring juga terjadi lantaran mereka PNS. Tidak sedikit orang yang bercita-cita menjadi seorang Guru bukan dengan niat yang tulus mendidik anak-anak Indonesia supaya pintar. Melainkan hanya untuk gaji semata. Gaji PNS yang besar plus tunjangan-tunjangan ditambah uang pensiunan membuat orang berbondong-bondong untuk menggeluti pekerjaan ini. Sebagai contoh saat pendaftaran PNS. Berapa ribu orang yang mendaftar serta berapa ratus orang yang diterima.

Pelonjakan mahasiswa jurusan Pendidikan Guru bukti selanjutnya. Sebagian besar lulusan SMA / Sederajat menginginkan profesi Guru. Padahal kelaukan mereka sungguh sangat tidak pantas untuk digugu lan ditiru. Masa remaja tentu berpengaruh besar di masa dewasa. Bagaimana mungkin akan menjadi Guru sementara kelakuan mereka mabuk, judi dan kemaksiatan lainnya. Omongan yang kasar dan tidak sopan memperjelas jika profesi Guru tidak pantas mereka sandang.

Lantas apa yang mereka harapkan dari seorang Guru. Kembali ke awal, gajinya. Karena para alumni siswa itu melihat jika Guru adalah profesi mudah bergaji besar. Pagi berangkat, siang pulang. Kalau murid libur, liburlah dia. Yang juga tidak kalah enak menjadi Guru adalah dihormati dan disegani. Lantas apa lagi alasan untuk tidak menjadi Guru.
            
Niat, adalah syarat utama untuk menjadi seorang Guru. Karena niat sifatnya personal jadi mustahil ada tes apakah niat sicalon Guru lurus atau bengkok. Lagi-lagi kesadaran manusia menjadi peran utama dalam kasus ini. Hendaknya niat seorang Guru benar-benar tulus. Gaji boleh-boleh saja karena pada dasarnya manusia butuh uang untuk hidup.

Peran orang tua juga cukup penting. Jangan sampai anaknya yang selalu bermaksiat didukung untuk menjadi Guru padahal sianak tidak mau. Jangan seenaknya sendiri, mentang-mentang sudah menjadi guru lantas bisa membawa anaknya. Baik untuk mengetahui dulu potensi anak, jangan sampai potensi sejati anak yang diberikan oleh Tuhan dimatikan oleh kehendak orang tua.
            
Hingga akhirnya Guru-Guru di Indonesia menjadi berbobot dan berkualitas. Terpilihnya Anies Basweden diharapkan bisa mengubah citra Guru yang sudah tercoreng. Guru berkompeten dan siswa pandai. Mustahil Indonesia tidak hebat.

Penulis Fajar

Baca Juga:
definisi guru, guru sekolah, pengertian guru, makalah tentang guru, artikel guru, pengertian guru menurut para ahli, ruang guru, tugas guru adalah #keyword

0 komentar:

Post a Comment

Please Coment yang baik saja. terimakasih :-)

Tawangharjo.com

Iklan Layang